KOPLING TALA : KOMUNITAS PEDULI LINGKUNGAN
TANAH LAUT
Kopling Tala merupakan suatu
komunitas yang ditujukan untk semua kalangan baik dewasa, remaja ataupun
anak-anak yang ingin bekerja sama melakukan aksi peduli terhadap lingkungan di
kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan. Dengan adanya KOPLING TALA diharapkan
masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, kebersihan, dan
kelestraian lingkungan. Banyak hal positif yang akan kita dapat dari lingkungan
yang asri.
Kerusakan lingkungan di Kabupaten
Tanah Laut sudah mulai terasa, mulai dari pertambangan illegal, limbah industry
yang tidak terkendali, air sungai yang tercemar, serta pengelolaan sampah dari
masyarakat yang belum baik.
KOPLING TALA akan sedikit
membantu tugas BADAN LINGKUNGA HIDUP untuk memberikan pemahaman, meskipun hanya
skala kecil, namun kami berharap, KOPLING TALA dapat menjadi pelopor kepedulian
terhadap lingkungan.
VISI :
·
Menjadi
Komunitas Peduli Lingkungan yang peka terhadap Keadaan sekitar Khususnya di
Kabupaten Tanah Laut
·
Menjadi
pelopor akan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan
MISI :
·
Merangkul
semua kalaangan baik dewasa, remaja, dan anak-anak untuk bersama-sama peduli
lingkungan
·
Memberikan
wawasan dan pengetahuan tentang pentingnya lingkungan hidup dengan mengupas
penyebab kerusakan dan usaha pengendaliannya
·
Melaksanakan
kegiatan-kegiatan peduli lingkungan
TUJUAN
·
Membuat
wadah untuk masyarakat Tanah Laut agar selalu ingat tentang pentingnya menjaga
lingkungan
·
Memberikan
pemahaman peduli lingkungan melalui kegiatan-kegiatan positif
PROYEK
1.
Menanam
Pohon
Pohon merupakan sumber kehidupan
untuk semua umat manusia. Pohon biasanya digunakan dalam bidang Industri,
Pangan, dsb. Akhirnya Pemanfaatan pohon yang berlebihan dapat merusak
keseimbangan ekosistem, pohon jadi berkurang dan oksigen yang dihasilkan pohon juga
mulai berkurang. Selain itu polusi (CO2) yang dihasilkan oleh asap kendaraan,
asap pabrik, dsb tidak ada lagi yang akan menyerap., karena pohon yang bertugas
menyerap CO2 sudah ditebang. Penebangan pohon
yang dilakukan dan tidak melakukan tindakan untuk melestarikan menimbulkan
dampak negatif bagi lingkungan.
Seperti yang sudah kita ketahui, efek
karena pohon yang banyak ditebang untuk berbagai kebutuhan menimbulkan banjir
dan dan membuat udara panas dsb. Maka dari itu harus ada tindakan dari diri
kita dan masyarakat untuk melakukan tindakan untuk menanam pohon ^^
“Tak ada seorang muslim yang
menanam pohon atau menanam tanaman, lalu burung memakannya atau manusia atau
hewan, kecuali ia akan mendapatkan sedekah karenanya”. [HR. Al-Bukhoriy ]
2.
Reduce,
Reuse, & Recycle (3R)
3R
sampai sekarang masih menjadi cara terbaik dalam mengelola dan menangani sampah
dengan berbagai permasalahannya. Penerapan sistem 3R atau reuse, reduce, dan
recycle menjadi salah satu solusi pengelolaan sampah di samping mengolah sampah
menjadi kompos atau meanfaatkan sampah menjadi sumber listrik (PLTSa;
Pembangkit Listrik Tenaga Sampah). Justru pengelolaan sampah dengan sistem 3R
(Reuse Reduce Recycle) dapat dilaksanakan oleh setiap orang dalam kegiatan
sehari-hari.
3R terdiri atas reuse, reduce,
dan recycle :
·
Reuse
berarti menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang
sama ataupun fungsi lainnya.
·
Reduce
berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah.
·
Recycle
berarti mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru
yang bermanfaat.
·
Contoh
kegiatan reuse sehari-hari:
1. Pilihlah wadah, kantong atau
benda yang dapat digunakan beberapa kali atau berulang-ulang. Misalnya,
pergunakan serbet dari kain dari pada menggunakan tissu, atau menggunakan
baterai yang dapat di charge kembali. Bisa juga menggunakan keranjang saat
kepasar dan tolak penggunaan plastik
2. Gunakan alat-alat penyimpan
elektronik yang dapat dihapus dan ditulis kembali
3. Gunakan sisi kertas yang masih
kosong untuk menulis.
4. Cek dengan benar tulisan yang
ingin di print out, agar dapat menghemat penggunaan kertas
5. Gunakan email (surat elektronik)
untuk berkirim surat.
6. Jual atau berikan sampah yang
terpilah kepada pihak yang memerlukan
·
Contoh
kegiatan reduce sehari-hari:
1. Pilih produk dengan kemasan yang
dapat didaur ulang.
2. Hindari memakai dan membeli
produk yang menghasilkan sampah dalam jumlah besar.
3. Gunakan produk yang dapat diisi
ulang (refill). Misalnya alat tulis yang bisa diisi ulang kembali).
4. Maksimumkan penggunaan alat-alat
penyimpan elektronik yang dapat dihapus dan ditulis kembali
5. Kurangi penggunaan bahan sekali
pakai
6. Gunakan kedua sisi kertas untuk
penulisan dan fotokopi.
7. Hindari membeli dan memakai
barang-barang yang kurang perlu.
·
Contoh
kegiatan recycle sehari-hari:
1. Pilih produk dan kemasan yang
dapat didaur ulang dan mudah terurai.
2. Olah sampah kertas menjadi kertas
atau karton kembali.
3. Lakukan pengolahan sampah organic
menjadi kompos.
4. Lakukan pengolahan sampah non
organic menjadi barang yang bermanfaat.
3.
Peduli
Pantai
Tanah Laut terkenal dengan pesona
alam yang manakjubkan, salah satunya adalah pantai. Pantai yang terdapat di
Tanah Laut seperti Pantai Takisung, Batakan, Batu Lima, Swarangan, Tanjung dewa
sangat ramai dikunjungi wisatawan. Wisatawan yang dating terkdang memberikan
hal positif denga membeli produk yag dijual oleh masyarakat pantai, sehingga
menambah pendapatan masyarakat Tanah Laut. Namun tak jarang mereka juga
meninggalkan hal negative salah satunya adalah sampah, gerakan peduli pantai
ini akan sedikit membantu mengurangi sampah yang ada dipantai dengan memungut
dan membuangnya ketempat sampah.
ADD KAMI DI FB : Kopling Tala
ADD KAMI DI FB : Kopling Tala
Tidak ada komentar:
Posting Komentar