Rabu, 15 Agustus 2012

KOMUNITAS PEDULI LINGKUNGAN TANAH LAUT


KOPLING TALA               : KOMUNITAS PEDULI LINGKUNGAN TANAH LAUT
Kopling Tala merupakan suatu komunitas yang ditujukan untk semua kalangan baik dewasa, remaja ataupun anak-anak yang ingin bekerja sama melakukan aksi peduli terhadap lingkungan di kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan. Dengan adanya KOPLING TALA diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, kebersihan, dan kelestraian lingkungan. Banyak hal positif yang akan kita dapat dari lingkungan yang asri.
Kerusakan lingkungan di Kabupaten Tanah Laut sudah mulai terasa, mulai dari pertambangan illegal, limbah industry yang tidak terkendali, air sungai yang tercemar, serta pengelolaan sampah dari masyarakat yang belum baik.
KOPLING TALA akan sedikit membantu tugas BADAN LINGKUNGA HIDUP untuk memberikan pemahaman, meskipun hanya skala kecil, namun kami berharap, KOPLING TALA dapat menjadi pelopor kepedulian terhadap lingkungan.
VISI                                   :
·         Menjadi Komunitas Peduli Lingkungan yang peka terhadap Keadaan sekitar Khususnya di Kabupaten Tanah Laut
·         Menjadi pelopor akan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan
MISI                                   :
·         Merangkul semua kalaangan baik dewasa, remaja, dan anak-anak untuk bersama-sama peduli lingkungan
·         Memberikan wawasan dan pengetahuan tentang pentingnya lingkungan hidup dengan mengupas penyebab kerusakan dan usaha pengendaliannya
·         Melaksanakan kegiatan-kegiatan peduli lingkungan

TUJUAN
·         Membuat wadah untuk masyarakat Tanah Laut agar selalu ingat tentang pentingnya menjaga lingkungan
·         Memberikan pemahaman peduli lingkungan melalui kegiatan-kegiatan positif

PROYEK
1.      Menanam Pohon
Pohon merupakan sumber kehidupan untuk semua umat manusia. Pohon biasanya digunakan dalam bidang Industri, Pangan, dsb. Akhirnya Pemanfaatan pohon yang berlebihan dapat merusak keseimbangan ekosistem, pohon jadi berkurang dan oksigen yang dihasilkan pohon juga mulai berkurang. Selain itu polusi (CO2) yang dihasilkan oleh asap kendaraan, asap pabrik, dsb tidak ada lagi yang akan menyerap., karena pohon yang bertugas menyerap CO2 sudah ditebang.  Penebangan pohon yang dilakukan dan tidak melakukan tindakan untuk melestarikan menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.
          Seperti yang sudah kita ketahui, efek karena pohon yang banyak ditebang untuk berbagai kebutuhan menimbulkan banjir dan dan membuat udara panas dsb. Maka dari itu harus ada tindakan dari diri kita dan masyarakat untuk melakukan tindakan untuk menanam pohon ^^

“Tak ada seorang muslim yang menanam pohon atau menanam tanaman, lalu burung memakannya atau manusia atau hewan, kecuali ia akan mendapatkan sedekah karenanya”. [HR. Al-Bukhoriy ]

2.      Reduce, Reuse, & Recycle (3R)
3R sampai sekarang masih menjadi cara terbaik dalam mengelola dan menangani sampah dengan berbagai permasalahannya. Penerapan sistem 3R atau reuse, reduce, dan recycle menjadi salah satu solusi pengelolaan sampah di samping mengolah sampah menjadi kompos atau meanfaatkan sampah menjadi sumber listrik (PLTSa; Pembangkit Listrik Tenaga Sampah). Justru pengelolaan sampah dengan sistem 3R (Reuse Reduce Recycle) dapat dilaksanakan oleh setiap orang dalam kegiatan sehari-hari.
3R terdiri atas reuse, reduce, dan recycle :
·         Reuse berarti menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya.
·         Reduce berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah.
·         Recycle berarti mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat.
·         Contoh kegiatan reuse sehari-hari:
1.      Pilihlah wadah, kantong atau benda yang dapat digunakan beberapa kali atau berulang-ulang. Misalnya, pergunakan serbet dari kain dari pada menggunakan tissu, atau menggunakan baterai yang dapat di charge kembali. Bisa juga menggunakan keranjang saat kepasar dan tolak penggunaan plastik
2.      Gunakan alat-alat penyimpan elektronik yang dapat dihapus dan ditulis kembali
3.      Gunakan sisi kertas yang masih kosong untuk menulis.
4.      Cek dengan benar tulisan yang ingin di print out, agar dapat menghemat penggunaan kertas
5.      Gunakan email (surat elektronik) untuk berkirim surat.
6.      Jual atau berikan sampah yang terpilah kepada pihak yang memerlukan
·         Contoh kegiatan reduce sehari-hari:

1.      Pilih produk dengan kemasan yang dapat didaur ulang.
2.      Hindari memakai dan membeli produk yang menghasilkan sampah dalam jumlah besar.
3.      Gunakan produk yang dapat diisi ulang (refill). Misalnya alat tulis yang bisa diisi ulang kembali).
4.      Maksimumkan penggunaan alat-alat penyimpan elektronik yang dapat dihapus dan ditulis kembali
5.      Kurangi penggunaan bahan sekali pakai
6.      Gunakan kedua sisi kertas untuk penulisan dan fotokopi.
7.      Hindari membeli dan memakai barang-barang yang kurang perlu.
·         Contoh kegiatan recycle sehari-hari:
1.      Pilih produk dan kemasan yang dapat didaur ulang dan mudah terurai.
2.      Olah sampah kertas menjadi kertas atau karton kembali.
3.      Lakukan pengolahan sampah organic menjadi kompos.
4.      Lakukan pengolahan sampah non organic menjadi barang yang bermanfaat.
3.      Peduli Pantai
Tanah Laut terkenal dengan pesona alam yang manakjubkan, salah satunya adalah pantai. Pantai yang terdapat di Tanah Laut seperti Pantai Takisung, Batakan, Batu Lima, Swarangan, Tanjung dewa sangat ramai dikunjungi wisatawan. Wisatawan yang dating terkdang memberikan hal positif denga membeli produk yag dijual oleh masyarakat pantai, sehingga menambah pendapatan masyarakat Tanah Laut. Namun tak jarang mereka juga meninggalkan hal negative salah satunya adalah sampah, gerakan peduli pantai ini akan sedikit membantu mengurangi sampah yang ada dipantai dengan memungut dan membuangnya ketempat sampah.

ADD KAMI DI FB : Kopling Tala

Tidak ada komentar:

Posting Komentar