Rabu, 15 Agustus 2012

ARTIKEL PENGELOLAAN LIMBAH MIE INSTANT

Limbah Mie Instant Perlu Perhatian
Oleh :
Syarifah Habibah Soraya assegaf
Teknologi Industri Pertanian
Politeknik Tanah Laut

Dosen Pembimbing :
Jaka Darma Jaya

I. PENDAHULUAN

Mie adalah sejenis bahan makanan yang bahan baku utamanya adalah tepung terigu. Mie merupakan makanan pengganti nasi yang disukai hampir disemua kalangan. Ada tiga jenis mie, mie basah, mie kering dan mie instan.Salah satu mie yang banyak dikonsumsi di Indonesia adalah mie instan. Mie instan adalah mie yang dibuat dari terigu sebagai bahan utama dengan atau tanpa penambahan bahan lainnya. Mie instan dicirikan dengan adanya penambahan bumbu dan memerlukan proses rehidrasi untuk dikonsumsi. Mie instan sengaja dibuat untuk memanjakan konsumennya agar mudah dan praktis dalam dikonsumsi.
Meningkatnya permintaan mie instan di pasaran menjadikan Indonesia sebagai produsen penghasil mie terbesar di Dunia.Permintaan yang meningkat ini berbanding lurus dengan menjamurnya kegiatan industri mie di Indonesia. Keberadaan Industri mie memberikan dampak positif dan negatif, dampak positifnya adalah pada sistem perekonomian, bahwa industri mie dapat meningkatkan devisa Negara dan membuka lapangan pekerjaan, sedangkan dampak negatifnya adalah dari penurunan kualitas lingkungan yang disebabkan oleh limbah hasil industri mie pada saat proses produksi yang dapat mencemari lingkungan.
Proses pembuatan mie instan terdiri dari beberapa proses, yang pada masing-masing prosesnya berpotensi menghasilkan limbah.
1.      Poses Pertama adalah proses mixing, dilakukan pencampuran semua bahan baku yang digunakan. Tahap pencampuran ini bertujuan agar perpaduan antara tepung dan air berlangsung secara merata. Untuk mendapatkan adonan yang baik, kadar airnya harus diperhatikan, yaitu berkisar 32-34%.
2.      Proses kedua adalah Pembentukan Mie (Roll Press), Roll Press adalah mesin produksi yang terdiri dari 3 buah unit, yaitu unit pressing (penggilingan),slitter dan unit wave conveyor. Unit pressing berfungsi membentuk lembaran adonan mie sampai ketebalan tertentu. Unit slitter berfungsi seperti pisau yang akan memotong lembaran mie secara membujur menjadi untaian mie. Terakhir adalah unit wave conveyor yang akan membentuk untaian mie menjadi bergelombang/keriting. Untaian mie tersebut kemudian masuk ke dalam steam box untuk proses lebih lanjut.
3.      Proses ketiga yaitu Pematangan Mie (Steaming), Steaming adalah proses pematangan mie dengan menggunakan steam basah atau biasa disebut proses pengukusan. Pada proses ini mie mengalami perubahan fisik di mana adonan mie berubah menjadi keras dan kuat.
4.      Proses keempat adalah Penggorengan (Frying), Pada tahap ini untaian panjang mie dipotong dan didistribusikan ke dalam cetakan. Kemudian mie digoreng pada suhu 140ºC hingga 150ºC selama 60 sampai 120 detik. Tahap ini bertujuan agar dehidrasi atau proses pengurangan kadar air mie menjadi sempurna (sekitar 3-5%). Suhu minyak yang tinggi membuat air menguap dengan cepat dan menghasilkan pori-pori halus di permukaan mie.
5.      Pendinginan (Cooling Box), Mie hasil penggorengan kemudian didinginkan di dalam lorong pendinginan (Cooling box) yang dilengkapi fan. Mie lalu ditiriskan dengan suhu 40ºC dengan menggunakan fan yang berputar cepat di atas ban berjalan. Proses tersebut bertujuan agar minyak memadat dan menempel pada mie. Selain itu, tekstur mie menjadi keras. Pendinginan harus dilakukan dengan sempurna, karena jika uap berkondensasi akan menyebabkan tumbuhnya jamur.
6.      Pengemasan (Packing), Proses terakhir dalam pembuatan mie adalah pengemasan (Packing). Berdasarkan SNI 01-3551- 2000, mie instan (harus) dikemas dalam wadahyang tertutup rapat, tidak dipengaruhi atau mempengaruhi isi, aman selamamasa penyimpanan dan distribusi.

Proses pembuatan mie instan terdiri dari tahap pencampuran (mixing), Pembentukan mie (roll pressing), pematangan mie (steaming), penggorengan (frying), pendinginan (cooling box), dan pengemasan (packing) ini akan menghasilkan limbah dalam jumlah besar yang akan berdampak negatif bagi lingkungan, Dampak negatif inilah yang harus diperhatikan oleh setiap industri mie instant. Setiap industri mie harus meminimalisasi tingkat pencemaran yang terjadi, dengan pengelolaan dan pengolahan limbah yang baik serta pemantauan dampak limbah terhadap lingkungan, yaitu dengan cara penyusunan dokumen UKL/UPL (Upaya Kelola Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan).
II.                KARAKTERISTIK LIMBAH
Limbah yang dihasilkan dari industri mie adalah limbah gas, limbah cair serta limbah padat.
a.       Limbah Gas
Limbah gas berasal dari asap pabrik yang ditimbulkan oleh proses produksi yang ada di dalam ruangan (ruang produksi) dan di luar ruangan (cerobong boiler). Limbah gas ini sangat berbahaya apabila sampai terhirup oleh manusia dan mencemari  udara. Jika terhirup oleh manuasia akan mengganggu kesehatan pada peredaran darah dan saluran pernafasan.
b.     Limbah cair

Limbah cair industri mie instan dihasilkan oleh mesin proses produksi yaitu boiler dan cleaning, dan limbah yang dihasilkan dari penggorengan berupa minyak goreng kotor/bekas. Hasil buangan ini tidak beracun, namun kadar BOD dan COD yang terkandung dalam air menjadi berkurang dan menebabkan penurunan kualitas air.
            Limbah cair mie instant terdiri dari limbah cair organic berbasis bahan baku olahan dari pertanian, seperti tepung terigu(mengandung karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral) dan minyak kelapa (mengandung asam lemak diantaranya laurat, palmitat, dan oleat) yang terlarut dalam air limbah.
c.       Limbah padat
            Limbah padat dari mie instan tidak berbahaya, namun banyak bahan yang sulit terurai dilingkungan terutama plastik yang dihasilkan dalam jumlah yang cukup besar seperti kemasan bahan baku dan bahan penolong,afkir kemasan produk dan limbah domestik, selain plastik limbah padat yang dihasilkan juga seperti potongan adonan, mie yang kadaluarsa.
III.             PENGOLAHAN LIMBAH
            Dalam rangka mengatasi permasalahan limbah cair di industri mie instant, salah satu perusahaan di Indonesia menerapkan sistem IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah).Sistem IPAL belum sepenuhnya dapat mengatasi pencemaran air, karena air dari IPAL hanya digunakan untuk menyiram tanaman disekitar pabrik. Padahal limbah industri mie masih harus diubah karakteristiknya sebelum dibuang kelingkungan karena belum memenuhi baku mutu yang ditetapkan oleh pemerintah.
Tabel 1. effluent sesuai dengan baku mutu Kepmen LH no 51 Tahun 1995
NO
PARAMETER
SATUAN
KADAR
BAKU MUTU
1
Ph
-
5-5,8
6-9
2
BOD
Mg/L
5700-7300
75
3
COD
Mg/L
7000-10000
200
4
PADATAN TERSUSPENSI
Mg/L
9440-10.280
100
5
MINYAK LEMAK
Mg/L
2
20
            Pada sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru yang tergabung dari berbagai fakultas, mereka melakukan penelitian pada limbah cair industri mie instant metode bak aerasi seed sludge.

      Berdasarkan hasil penelitian tersebut menyebutkan, bahwa jumlah urea yang ditambahkan dalam metode seed sludge berpengaruh terhadap penurunan kadar BOD dalam limbah cair mie instant. Konsentrasi urea optimum pada pembuatan seed sludge yaitu  sebesar  0,14  M, hasilnya bias dilihat setelah tiga hari dengan penurunan sekitar nilai MLSS  sebesar 2528,8  mg/l dan SV30 sebesar 60,5 %  sedangkan nilai BOD3 sebesar 241,92 mg/l, DO sebesar 7,7027 mg/l.
Limbah padat diatasi dengan cara pemilihan jenis limbah, yaitu limbah plastik dan limbah yang mudah terurai. Limbah plastik diserahkan kepada tempat pembuangan sampah untuk dikelola menjadi plastik, sedangkan limbah ang mudah terurai seperti potongan mie, dan mie yang kadaluarsa diserahkan ke pihak ketiga yaitu ke pengolahan pakan ternak.
Limbah udara dapat diminimalkan dengan selalu mengecek emisi buangan dari pabrik dengan perawatan secara berkala dan pengecekan uji emisi gas buang, agar gas buang dari pabrik tidak melewati baku mutu yang berlaku.
IV.             POTENSI LIMBAH
            Limbah padat dari industri mie instan seperti plastik dapat dimanfaatkan untuk diolah kembali menjadi plastik, dan dibuat kerajinan tangan.sedangkan potongan mie serta mie kadaluarsa dapat dimanfaatkan sebagai pakan ikan. Limbah potongan-potongan mie ini memiliki kandungan sama dengan pakan ikan yaitu banyak mengandung karbohidrat, maka dari itu limbah indusrti mie instan perlu dimanfaatkan untuk pembuatan pakan ikan. Selain itu, Nilai nutrisi yang terkandung dalam limbah industr ini adalah kandungan lemaknya.Lemak dalam limbah mie instan biasanya berasal dari minyak kelapa sawit, yang diduga memiliki FFA rendah, karena untuk konsumsi manusia.Keunggulan limbah industri mie dibandingkan dedak padi adalah kandungan serat kasarnya.Kandungan asam amino limbah industri mie instan juga tidak jauh berbeda dengan asam amino dalam terigu, sehingga diharapkan dapat digunakan dalam pakan ikan sebanyak 10 -15%, atau menggantikan tepung terigu.  Selain pakan ikan, limbah padat mie instant ini juga disarankan untuk pakan ternak, namun penggunaan limbah mie instant melebihi 30% dapat berpengaruh terhadap berat karkas (berat ternak setelah dipotong) dari ternak
            Limbah cair dari industri mie instan dimanfaatkan untuk menyiram tanaman apabila kualitasnya sudah diperbaiki.Selain itu, Dapat pula dijadikan sebagai bahan baku pengolahan sabun, karena karakteristik limbah cair mie yang mengandung 55% minyak. Pembuatan sabun dari limbah cair ini sama dengan pembuatan sabun dari minyak-minyak lainnya, dengan penambahan kaustik soda dengan perbandingan 1;5 maka akan terbentuk sabun dengan dua bentuk fisik yang berbeda warna

4 komentar:

  1. Artikel yang sangat bagus, saya suka dengan artikel ini, ingin tahu tentang produk kemasan makanan yang ramah lingkungan silahkan lihat disini http://greenpack.co.id/

    BalasHapus
  2. Pesen mie afkir bgmn sy butuh bnyk

    BalasHapus
  3. Menjual berbagai macam jenis Chemical untuk Boiler, cooling tower chiller,dan waste water treatment ,STP dll untuk info lebih lanjut tentang produk ini bisa menghubungi saya di email tommy.transcal@gmail.com terima kasih
    WA 081310849918

    BalasHapus
  4. Menjual berbagai macam jenis Chemical untuk Boiler, cooling tower chiller,dan waste water treatment ,STP dll untuk info lebih lanjut tentang produk ini bisa menghubungi saya di email tommy.transcal@gmail.com terima kasih
    WA 081310849918

    BalasHapus